Youtube.com

Jumat, 23 Januari 2015

Alir Materi Genetik


MINI REVIEW FISMIK
ALIR MATERI GENETIK
OLEH:
AHMAD ZAINUL HASAN
NIM 121810401026
JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2013

Pada alir materi genetik dimulai dengan Replikasi àTranskripsi à Translasi.
1. Replikasi
            Replikasi adalah proses pengkopian DNA induk untuk menghasilkan molekul DNA anak yang mempunyai urutan nukleotida identik.
            Replikasi DNA terjadi menjelang proses pembelahan sel. Hal ini berguna untuk menggandakan DNA-nya. Sehingga, urutan DNA yang terbentuk identik dengan DNA induk.
            Pada tahap inisiasi terjadi proses denaturasi dan pelurusan rantai ganda. Pada proses pelurusan terjadi pelurusan dari rantai yang berpilin. Sehingga rantainya menjadi lurus. Pada proses ini yang berperan adalah enzim Topisomerase . Setelah itu terjadi proses denaturasi rantai yang mulanya berikatan akan dilepas hingga terbentuk dua rantai tunggal. Enzim yang berperan adalah enzim Helicase (Gaffar,2007).
Setelah ikatan rantai terpisah maka akan ditahan oleh singlet strand, binding protein agar tidak menyatu kembali. Dari pemisahan akan terbentuk rantai tunggal dengan arah 3’-5’ (Leading strand) dan 5’-3’( Lagging strand). Pada rantai DNA arahnya 3’-5’ akan melalui DNA polymerase III yang akan menkatalisis perpanjangan untai DNA. Sehingga rantai yang sebelumnya tunggal akan menghasilkan kembali rantai DNA yang berikatan berikatan. Sedangkan pada pada arah replikasi 5’-3’ akan melalui DNA primas yang akan memulai pembentukan RNA primer. RNA primer akan akan bergabung dengan fragmen okazaki yang kemudian akan disambung oleh DNA ligase. Dan kemudian baru melalui DNA polymerase I. Sehingga pada DNA Polymerase I akan terjadi pengisian untai DNA kosong fragmen okazaky.
a. Model replikasi
Ø  Model konservatif , yaitu Dua rantai DNA lama dipertahankan(tidak berubah), sebagai cetakan untuk dua rantai DNA baru.
Ø   Model semi-konservatif, yaitu menyebabkan dua rantai DNA lama terpisah. Dan rantai baru terbentuk dengan prinsip komplementasi pada masing-masing rantai DNA lama. Yang akhirnya akan membentuk dua rantai DNA yang masing- masing akan mengandung satu rantai DNA induk dan rantai DNA baru yang berikatan.
Ø  Model Dispersif, yaitu beberapa bagian dari kedua rantai DNA lama digunakan sebagai cetakan untuk sintesis rantai DNA baru. Sehingga hasilnya akan membentuk rantai DNA lama dan baru yang tersebar  pada rantai lama dan baru. Hasilnya berselang seling.
2. Transkripsi
            Tidak seperti pada replikasi yang mengkopi keseluruhan kromosom. Pada transkripsi bersifat lebih selektif. Hanya gen tertentu/ sekumpulan gen tertentu saja yang akan ditranskripsi pada waktu tertentu, dan beberapa genom dari DNA tidak pernah ditranskripsi. Sel membatasi ekspresi hanya untuk produk yang dibutuhkan pada waktu tertentu saja yang akan diekspresikan. Urutan regulatornya adalah Promotor pada awal gen dan Terminator pada akhir gen ( pemberi sinyal penghentian transkripsi), yang menandakan bagian yang akan dijadikan tempat.
            Rantai DNA yang berfungsi sebagai cetakan untuk sintesis RNA disebut rantai tempat. Rantai DNA yang komplemen dengan tempat disebut rantai non-templat atau rantai pengkode. Rantai penkode identik dengan rantai RNA yang dibentuk, tetapi pada basa T diganti dengan basa U.
Contoh transkripsi:

a. Transkripsi pada prokariot
Pada Prokaryot transkripsi terdiri dari tahap inisiasi, elongasi (Polimerasi) dan terminasi. RNA polimerase pada bakteri terdiri atas enam subunit yaitu dua subunit yaitu dua subunit αα, dua subunit β, satu subunit ω dan satu subunit σ. Fungsi subunit σ adalah membantu RNA polimerase mengenali satu urutan tertentu rantai molekul DNA yang menandai awal transkripsi (awal satu gen) yang dikenal sebagi promotor.        Pada saat inisiasi RNA polimerase bersama subunit σ mengikat daerah promotor dengan kuat dan memisahkan untai ganda DNA agar inisiasi dapat terjadi.
Transkripsi pada Prokaryot
            RNA polimerase tidak mempunyai aktivitas pembacaan kembali sehingga sekitar satu kesalahan terjadi setiap 104-105 ribonuknklotida yang dimasukkan selama transkripsi RNA.
b. Transkripsi pada eukaryot
           Gen pada eukaryot bersifat tidak kontinu, artinya tidak seluruh urutan nukleotida mengkode asam amino. Bagian gen yang mengkodekan asma amino disebut akson, sedangkan yang tidak disebut intron.  Pada transkrip eukaryot dilakukan proses tambahan berupa penghilangan intron. Transkrip mRNA yang mengandung intron disebut transkrip primer (pare mRNA). Proses penghilangan Intron terjadi di dalam nukleus yang disebut dengan splicing. Tanpa intron mRNA dapat ditranslasi menjadi protein.
Transkripsi pada Eukaryot
            RNA polimerase yang terlibat odalan proses transkripsi. Antara lain RNA polimerase (Pol 1) terlibat dalam transkrip gen 5,8S, 28S, dan 18S rRNA. RNA polimerase II (Pol II) mensintesis pre-mRNA  yang terdiri ekson dan intron. RNA polimerase III (Pol III) mengenali promotor yang mengontrol sintesis RNA pendek seperti seperti 5S rRNA, transfer RNA (tRNA), small nuclear RNA (snRNA) dan signal recognition particle RNA (srpRNA).
Pasca Transkripsi
Pre-mRNA yg dihasilkan dari proses transkipsi tidak bisa langsung dikeluarkan ke sitoplasma untuk ditranslasi namun harus dimodifikasi dahulu.
1. Pemberian topi (capping) dan ekor (poliadenilasi)
Setiap ujung molekul pre-mRNA dimodifikasi dengan cara tertentu. Ujung 5’ yaitu ujung depan, pertama kali dibuat saat transkripsi segera ditutup dengan mukleotida guanin (G) yang termodifikasi. Pemerian topi ini mempunyai 2 fungsi.
a. Melindungi mRNA dari degradasi enzim hidrolisis.
b.Ketika mRNA sampai di sitoplasma, ujung 5’ sebagi And bagi ribosom dalam perlekatan.
Pada ujung 3’ suatu enzim menambahkan ekor polia(A) yang terdiri dari 30-200 nukleotida adenin. Ekor poli(A) berfungsi mempermudah ekspor mRNA dari nukleus.
                   Capping dan Pemberian Ekor pada mRNA
Poliadenilasi merupakan proses penambahan poli(A) (rantai AMP) pada ujung 3′ nukleotida mRNA. Fungsinya untuk meningkatkan stabilitas mRNA dan meningkatkan efisiensi translasi.
2. Splicing
Ketika transkripsi, RNA polimerase mentranskripsi intron maupun ekson dari DNA. Splicing merupakan proses pembuangan intron dan penyambungan ekson. Intron adalah bagian penyela pas asam nukleat yang bukan penkode dan teratak pada sela-sela pengkode. Sedangkan ekson adalah daerah yang yang diekspresikan atau ditranslasi menjadi asam amino. Dalam penyambungan RNA, intron dikeluarkan dan ekson bergabung. Penyambungan RNA dikatalis oleh ribonukleoprotein nucleus kecil (snRNP), yang beroperasi dalam susunan yang lebih besar disebut spliosom. Setelah dilakukan berbagai modifikasi di atas, jadilah mRNA matang (mature mRNA) (Sarmoko, 2011)
Proses Splicing
3. Translasi/ Biosintesis Protein
            Translasi adalah proses penerjemahan urutan nukleotida yang ada pada molekul mRNA menjadi rangkaian asam amino yang menyusun suatu polipeptida atau protein. RNA yang ditranslasi adalah mRNA, sedangkan tRNA dan rRNA tidak
ditranslasi. Translasi dibagi 3 tahap yaitu inisiasi, elongasi, dan terminal.
  1. Inisiasi
Tahap inisiasi terjadi karena adanya tiga komponen yaitu mRNA, sebuah tRNA yang memuat asam amino pertama dari polipeptida dan dua sup unit ribosom. Kemudian mRNA yang keluar dari nukleus menuju sitoplasma didatangi oleh ribosom, kemudian mRNA masuk ke dalam celah ribosom. Ketika mRNA masuk ke ribosom, ribosom “membaca” kodon yang masuk. Pembacaan dilakukan untuk setiap 3 urutan basa hingga selesai seluruhnya. Sebagai catatan ribosom yang datang untuk mebaca kodon biasanya tidak hanya satu, melainkan beberapa ribosom yang dikenal sebagai polisom membentuk rangkaian mirip tusuk satu, di mana tusuknya adalah “mRNA” dan daging adalah “ribosomnya”. Dengan demikian, proses pembacaan kodon dapat berlangsung secara berurutan. Ketika kodon I terbaca ribosom (misal kodonnya AUG), tRNA yang membawa antikodon UAC dan asam amino metionin datang. tRNA masuk ke celah ribosom.
Ribosom di sini berfungsi untuk memudahkan perlekatan yang spesifik antara antikodon tRNA dengan kodon mRNA selama sintesis protein. Sub unit ribosom dibangun oleh protein-protein dan molekul-molekul RNA ribosomal.
2.      Elongasi
Pada tahap elongasi dari translasi, asam amino-asam amino ditambahkan satu per satu pada asam amino pertama (metionin). Ribosom terus bergeser agar mRNA lebih masuk, guna membaca kodon II. Misalnya kodon II UCA, yang segera diterjemahkan oleh tRNA berarti kodon AGU sambil membawa asam amino serine. Di dalam ribosom, metionin yang pertama kali masuk dirangkaikan dengan serine membentuk dipeptida.
Ribosom terus bergeser, membaca kodon III. Misalkan kodon III GAG, segera diterjemahkan oleh antikodon CUC sambil membawa asam amino glisin. tRNA tersebut masuk ke ribosom. Asam amino glisin dirangkaikan dengan dipeptida yang telah terbentuk sehingga membentuk tripeptida. Demikian seterusnya proses pembacaan kode genetika itu berlangsung di dalam ribobom, yang diterjemahkan ke dalam bentuk asam amino guna dirangkai menjadi polipeptida.
Kodon mRNA pada ribosom membentuk ikatan hidrogen dengan antikodon molekul tRNA yang baru masuk yang membawa asam amino yang tepat. Molekul mRNA yang telah melepaskan asam amino akan kembali ke sitoplasma untuk mengulangi kembali pengangkutan asam amino. Molekul rRNA dari sub unit ribosom besar berfungsi sebagai enzim, yaitu mengkatalisis pembentukan ikatan peptida yang menggabungkan polipeptida yang memanjang ke asam amino yang baru tiba.
3.      Terminasi
Tahap akhir translasi adalah terminasi. Elongasi berlanjut hingga kodon stop mencapai ribosom. Triplet basa kodon stop adalah UAA, UAG, dan UGA. Kodon stop tidak mengkode suatu asam amino melainkan bertindak sinyal untuk menghentikan translasi. Polipeptida yang dibentuk kemudian “diproses” menjadi protein.

Proses Pasca-Translasi
Selama proses translasi dan sesudahnya, rantai polipeptida yang terbentuk mulai menggulung dan melipat secara spontan membentuk protein fungsional dengan konformasi yang spesifik. Konformasi ini berupa suatu molekul tiga dimensi dengan struktur skunder dan tersier. Pelipatan protein dibantu oleh suatu protein chaperon.
Langkah tambahan yang dilakukan sebelum dikirim ke target adalah memberikan modifikasi secara kimiawi. Pada asam amino tertentu dilakukan penambahan gula, lipid, gugus fosfat atau penambahan-penambahan lain. Pada beebrapa kasus, rantai polipetida tunggal dapat membelah secara enzimatik menjadi dua atau lebih potongan, missal insulin. Protein insulin pertama kali disintesis sebagai rantai polipeptida tunggal tetapi menjadi aktif hanya setelah suatu enzim menghilangkan bagian tengah dari rantai tersebut, membentuk protein yang terdiri dari 2 rantai peptida yang terhubung dengan jembatan sulfida.
Polipeptida sinyal mengarahkan beberapa polipeptida eukariotik ke tujuan spesifik di dalam sel. Protein yang akan tetap berada dalam sitosol dibuat pada ribosom bebas. Protein yang ditujukan untuk membrane atau untuk diekspor dari sel , disintesis pada ribosom yang terikat RE. Partikel pengenlan-sinyal mengikatkan diri pada urutan sinyal pada ujung leading dari polipeptida yang sedang tumbuh, yang membuat ribosom dapat mengingkatkan diri pada RE (Sarmoko, 2011).
(Sarmoko,2011).
Daftar Pustaka
Gaffar, Shabarni. 2007. Buku Ajar Bioteknologi Molekul. Bandung: Jurusan Kimia FMIPA Universitas Padjadjaran.
Saefudin. 2007. Hand Out Genetika. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Sarmoko. 2011. From Gene to Protein Molecular Biologi. Yogyakarta: UNSOED.



ARTHROPODA



REVIEW TAKSONOMI HEWAN
ARTHROPODA
OLEH:
AHMAD ZAINUL HASAN
NIM 121810401026
JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2013



ARTHROPODA

1. Karakteristik Filum Arthropoda
            Filum arthropoda memiliki karakteristik yang dapat di amati, antara lain memiliki persendian pada appendages, triploblastik, simetri bilateral, tubuhnya bersegmen dan dibagi-bagi (tagmata), Coelom tereduksi, sistem pencernaan sudah kompleks, biasanya memiliki eksoskeleton yang berbahan kitin, dioeseus, peredaran darah terbuka, respirasi dapat dilakukan melalui permukaan tubuh, insang, trakea, atau paru-paru buku.
2. Klasifikasi
            Filum Arthropoda dibagi menjadi 5 subfilum yaitu:
a.      Subfilum Trilobita
Subfilum ini sudah punahsekitar 200 juta tahun yang lalu. Hewan ini berkarakteristik memiliki 3 lobus pada badannya (kanan, tengah, dan kiri). Tubuhnya pipih dorso-ventral. Tubuhnya terdiri dari 3 tagmata yaitu kepala, trunk, dan pygidium.
b. Subfilum Chelicereformes
       Subfilum ini memiliki ciri khas memiliki chelicera (termasuk filum Chelicerata) pada bagian mulut yang berfungsi untuk alat bantu dalam memakan makananya. Terdapat pedipalpus untuk pemegang mangsa dan terdapat 4 pasang kaki untuk berjalan. Filum Chelicerata dibagi menjadi 3 kelas yaitu Merostomata, Pycnogonida, dan Arachnida.
■Merostoma merupakan Chelicerata aquatik. Tubuhnya terdiri dari cephalotorax dan abdomen.
■Pycnogonida Chelicerata aquatik yang sering disebut dengan laba-laba laut. Tubuhnay terdiri dari cephalotorax dan abdomen kecil. Memiliki 4 pasang kaki seperti laba-laba. Respirasi dan sekresinya secara difusi.
■Arachnida memiliki tubuh yang terbagi atas cephalotorax dan abdomen yang jelas. Pada bagi cephalotorax tidak mempunyai antena tetapi mempunyai beberapa mata tunggal, mulut, keliserada pedipalpus. Sistem saraf tangga tali. Dibagi menjadi 4 ordo yaitu Aranea(laba-laba), Scorpiones(kalajengking), Opiliones, dan Acari.
c. Subfilum Myriapoda
Subfilumm ini terdiri dari 2 tagmata yakni kepala dan trunkus/ batang tubuh. Pada trunkus banyak terdapat segmen-segmen. Alat respirasi menggunakan trakea dan ekskresi menggunakan tubullus malphighi. Dibagi menjadi 4 kelas yaitu Chilopoda, Diplopoda, Pauropoda, Symphyla.
■Chilopoda memiliki tubuh pipih dorso-ventral. Segmen pada trunkus memiliki kaki dan sepasang spirakel. Pada kepala terdapat antena dan mulut dengan sepasang mandibula. Terdapat sting(alat penyengat). Pada setiap segmen hanya terdapat 1 pasang kaki.
■Diplopoda memiliki bentuk tubuh hampir silindris. Memiliki mata sederhana dan antena pada kepala. Pada setiap segmen tubuhnya terdapat 2 pasang kaki.
■Pauropoda memiliki tubuh berbentuk silindris dan terdiri dari segmen-segmen yang ganda. Tidak terdapat mata.
■Symphyla memiliki antena filiformis. Tubuh bersegmen 15-22 segmen. dengan jumlah kaki 10-12. Tidak terdapat mata.
d. Subfilum Crustacea
            Subfilum ini memiliki cephalotorax yang dilindungi polen eksoskeleton keras berupa karapaks. Memiliki mata facet pada bagian rostrum. Pada setiap segmen tubuhnya terdepat sepasang kaki. Terdapat sepasang antena, 2pasang antenula dan sepasang mandibula pada kepala. Dibagi menjadi kelas remipedia, cephalocorida, Branchiopoda, Ostracoda, Maxillopoda, Malacostraca.

e. Subfilum Hexapoda
            Subfilum ini memiliki kaki berjumlah 6. Tubuhnya terdiri dari 3 tagmata yaitu kepala, thorax, dan abdomen. Dibagi menjadi 2 kelas yaitu Entognatha dan Insecta.
■ Entognatha memiliki mulut yang terletak di dalam kepala. Dibgai menjadi 3 ordo yaitu Protura, Diptura, dan Collembola.
■ Insecta meliputi berbagai jenis serangga. Memiliki mulut yang terletak di luar kepala. Pada beberapa jenis terdapat sayap. Tubuh terdiri dari 3 tagmata yaitu kepala, thorax, abdomen. Mulut terdapat beberapa tipe yaitu tipe penghisap, tipe penusuk, tipe penyerap dan penjilat.


Nitrifikasi Nitrobacter sp.


Nitrifikasi Oleh Nitrobacter sp.

LAPORAN PENELITIAN
diajukan guna melengkapi tugas biologi dasar
fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Jember


OLEH
Ahmad Zainul Hasan
NIM 121810401026


BIOLOGI
FAKULTAS MIPA
UNIVERSITAS JEMBER
2012


  Proses Nitrifikasi oleh Nitrobacter sp.
( Nitrafication Proces by Nitrobacter sp.)

Abstrak
          Nitrobacter sp. adalah salah satu jenis bakteri yang dapat melakukan daur  ulang  zat. Nitrobacter sp. mempunyai kemampuan melakukan nitrifikasi dan denitrifikasi. Nitrogen di udara jumlahnya sangat banyak sedangkan di dalam tanah sedikit. Padahal Nitrogen di tanah sangat diperlukan tumbuhan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan. Nitrogen bersenyawa membentuk urea, protein, asam nukleat atau sebagai senyawa anorganik seperti amoniak, nitrit dan nitrat[1]. Hasil senyawa dari nitrogen tersebut digunakan sebagai nutrisi tumbuhan.
Keyword:Nitrobacter sp., Nitrogen, Nitrifikasi, Nitrat.
Abstract
            Nitrobacter sp. is one type of bacteria that can make recycled substances. Nitrobacter sp. have the ability to do nitrafcation. Nitrogen in the air is numerous, while in the ground a little. while Nitrogen in the soil is necessary for plant growth and maturation processes. Compounding form urea nitrogen, protein, nucleic acid or inorganic compounds such as ammonia, nitrite and nitrate[1]. The results of the nitrogen compounds are used as nutirsi plants.
Keyword:Nitrobacter sp., Nitrogen,Nitrification,Nitrate.
8\

Pendahuluan

            Gas nitrogen sangat banyak terdapat di atmosfer bumi. kira-kira sampai 78% dari udara di atmosfer, Nitrogen Sangat diperlukan oleh tanaman untuk nutrisi pertumbuhan dan perkembangan[2].  Meskipun nitrogen sangat penting bagi kehidupan tumbuhan, tetapi hanya sebagian organisme yang dapat mengikat nitrogen bebas. seperti ganggang bersel satu dan bakteri  bersimbiosis dengan tumbuhan tingkat tinggi  melalui fiksasi nitrogen.


Salah satu bakteri yang dapat melakukan nitrifikasi dan denitrifikasi adalah Nitrobacter sp. Kelompok bakteri ini banyak ditemukan di tanah dan di lingkungan perairan, terutama bila terdapat banyak tersedia senyawa amon

Bakteri Nitrobacter sp. adalah salah satu bakteri bakteri kemoautotrof, yaitu bakteri yang menggunakan energi kimia untuk mensistesis makanannya. Energi kimia diperoleh dari proses oksidasi senyawa organik. Nitrobacter (bakteri nitrat) mengoksidasi ion nitrit menjadi ion nitrat. Proses ini merupakan salah satu proses yang terjadi pada daur nitrogen.
Nitrobacter sp. merupaka bakteri nitrifikasi karena dapat mengubah amonium menjadi nitrit dan selanjutnya mengubah  nitrit menjadi nitrat.
Proses nitrifikasi dan denitrifikasi ini sangat penting karena proses ini mendaur ulang nitrogen dari penggunaan nitrogen sebelumnya. Proses nitrifikasi biasanya mendaurkan hasil dari aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil, penggunaan pupuk nitrogen buatan, dan pelepasan nitrogen dalam air limbah telah secara berperan siklus nitrogen di bumi.
Secara umum tanaman mengambil nitrogen dalam bentuk Nitrat(NO4). Nitrat (NO4) sangat diperlukan tanaman sebagai sumber nutrisi[3]. Nutrisi sebagi penyubur pertumbuhan tanaman.
Tujuan mengangkat judul ini dalam artikel ini adalah agar kita dapat memanfaatkan mikroba seperti Nitrobacter untuk pertanian. Sehingga dari penggunaan mikroba tersebut dapat menghasilkan produk pertanian dan perkebunan yang unggul.
Bakteri Nitrobacter sp. sering digunakan dalam agar bersimbiosis dengan akar tanaman agar tanaman dapat tumbuh dengan subur dan berkembang dengan baik. Nitrobakter mempunyai enzim khusus untuk melakukan proses nitrifikasi tersebut.
Dalam kehidupan sehari-hari banyak kasus pertanian yang disebabkan kekurangan tanaman akan Nitrogen. Akibat dari kurangnya Nitrogen tanaman dapat menyebabkan tanaman tanaman berdaun kuning pada pertumbuhan normalnya. Sehingga selanjutnya tanaman menjadi kering.
Dengan adanya pengetahuan bakteri ini diharapkan di pertanian dan perkebunan dapat menghasilkan bibit unggul dan hasil yang baik sebab terpenuhinya nutrisi bagi tanaman yang diperoleh dari hasil nitrifikasi.
Selain untuk bersimbiosis dengan akar tanaman, Nitrobacter sp. juga dapat mendaurkan hasil pembakaran fosil, menitratkan Amonium .
Siklus merubah bahan organik menjadi nitrat ini dinamakan siklus nitrogen.

Tinjauan Pustaka
Mikroba khususnya bakteri  terdapat dimana-mana di sekitar kita banyak disekitar kita. Bakteri bisa ditemukan di tanah, air, udara, dan bahkan di badan kita sendiri  banyak terdapat bakteri.
Peranan bakteri dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak, meskipun juga banyak yang merugikan. Salah satu bakteri yang menguntungkan adalah Nitrobacter sp.. Nitrobacter sp adalah bakteri yang bisa menangkap nitrogen langsung dari udara dan tanah serta mengubahnya menjadi ion-nutrisi sebagai nutrisi tanaman.
Nitrobacter sp. sebagian besar berbentuk batang , gram negatif, dan kemoutotrof. Bakteri Gram-negatif adalah bakteri yang tidak mempertahankan violet kristal pewarna dalam pewarnaan Gram protokol. Bakteri kemoutotrof organisme yang dapat memanfaatkan energi dari reaksi kimia untuk membuat makanan sendiri dari bahan organik[4]. Contohnya bakteri besi, bakteri beleran, bakteri nitrogen. Bakteri kemoautotrof menggunakan energi kimia dari oksidasi molekul organik untuk menyusun makanannya. Molekul organik yang dapat digunakan oleh bakteri kemoautotrof adalah senyawa nitrogen, belerang, dan besi, atau dari oksidasi gas hidrogen. Dalam prosesnya bakteri ini membutuhkan oksigen[5].
Nitrobacter sp. selnya berbentuk batang pendek, pleomorfik, seringkali berbentuk pears, Gram negatif, dan biasanya non motil. Nitrobacter sp. mampu mengoksidasi nitrit menjadi nitrat. Habitat bakteri ini tersebar pada tanah, air tawar, dan air laut[5].

Nitrobacter sp. Sumber:http://www.biyolojiegitim.yyu.edu.tr/k/Nit/images/Nitrobacter%20sp_jpg.

Nitrobacter sp.
Nitrobacter memainkan peran penting dalam siklus nitrogen dengan mengoksidasi nitrit menjadi nitrat dalam tanah. Tidak seperti pada tanaman yang transfer elektronnya terjadi pada proses fotosintesis dan hasil energinya digunakan untuk fiksasi karbon. Pada Nitrobacter sp. penggunaan energinya hasil oksidasi nitrit(NO2) menjadi nitrat (NO3) untuk memenuhi persyaratan karboh bakteri tersebut[7].
Nitrobacter sp memiliki pH optimum antara 7,3 hingga 7,5. Jika diluar pH tersebut maka bakteri ini akan susah berkembang atau bahkan mati. Nitrobakter sp  akan mati jika suhu suatu tempat bakteri tersebut melebihi suhu 120o[4].
Nitrobacter sp. termasuk dalam kingdom Bacteria. Sebagian besar kingdom monera termasuk dalam sel prokariotik[4].
Filum dari Nitrobacter sp adalah termasuk dalam filum Proteobacteria.bakteri yang sanggup bersimbiosis untuk menyemat nitrogen dari udara dan mengoksidasinya menjadi nitrat[4].
Kelas bakteri ini adalah Alphaproteobacteria. Bakteri ini terdiri fototropik genera, bersimbiosis dengan tanaman sehingga membantu tanaman memperoleh nutrisi[4].
Nitrobacter sp. termasuk dalam ordo Rhizobiales. Rhizobiales merupakan perintah dari alpha Bakteri. Bakteri ini adalah bakteri gram-negatif. Bakteri ini adalah bakteri yang dapat mendaur ulang nitrogen[4].
Family dari bakteri ini adalah Bradyrhizobiaceae.Bradyrhizobiaceae adalah keluarga bakteri , dengan sepuluh genera[4].
Genus dari bakteri ini  adalah Nitrobacteraceae. Bakteri dalam genus ini sebagian besar berbentuk batang , Bakteri gram negatif, dan termasuk bakteri kemoutotrof. Nitrobacter memainkan peran penting dalam siklus nitrogen dengan mengoksidasi nitrit dalam tanah  menjadi nitrat. Nitrobacter menggunakan energi dari hasil oksidasi nitrit ion, NO2-, menjadi nitrat ion, NO3- untuk memenuhi persyaratan karbon mereka. Spesiesnya adalah Nitrobacter sp[4].
Nitrobacter merupakan bakteri nitrifikasi karena merupakan bakteri yang mengubah nitrit menjadi nitrat. Nitrobacter termasuk famili Nitrobacteraceae.
Secara garis besar peranan bakteri Nitrobacter sp. sangat berguna dalam kehidupan. Bakteri ini dapat mengoksidasi amonium menjadin nitrat yang akan digunakan tanaman untuk zat hara dalam pertumbuhannya.
Nitrat (NO3-) dan nitrit (NO2-) adalah ion-ion anorganik alami, yang merupakan bagian dari siklus nitrogen. Aktifitas Nitrobacter sp. di tanah atau air menguraikan sampah yang mengandung nitrogen organik pertama-pertama menjadi ammonia, kemudian dioksidasikan menjadi nitrit dan nitrat. karena nitrit dapat dengan mudah dioksidasikan menjadi nitrat, maka nitrat adalah senyawa yang paling banyak ditemukan di dalam air bawah tanah maupun air yang terdapat di permukaan. Pencemaran oleh pupuk nitrogen, termasuk ammonia seperti juga sampah organik hewan maupun manusia, dapat meningkatkan kadar nitrat di dalam air. Senyawa yang mengandung nitrat di dalam tanah biasanya larut dan dengan mudah bermigrasi dengan air bawah tanah.

Pembahasan
Nitrogen biasanya diikat dalam bentuk. Amoniak diperoleh dari hasil jaringan mati oleh bakteri. Amoniak akan dinitrifikasi oleh oleh bakteri nitritivor. Seperti Nitrobacter, Nitrosomonas,dan Nitrosococcus. Hasil dari proses nitrifikasi adalah nitrat yang  akan diserap oleh akar tanaman sebagai  nutrisi. Selanjutnya oleh bakteri denitrifikasi nitrat kembali diubah menjadi amonia. Amonia kembali diubah oleh bakteri menjadi nitrogen yang akan dilepas ke udara. Dengan cara ini
 maka akan terjadi siklus nitrogen.
            Nitrobacter sp. adalah salah satu bakteri yang dapat melakukan nitrifikasi. Bakteri ini dapat merubah nitrit menjadi nitrat sehingga sangat berguna bagi bidang pertanian. Simbiosis bakteri Nitrobacter sp. dengan akar tumbuhan akan membuat tumbuhan cukup memperoleh zat hara. Sehingga hasil pertanian atau perkebunan  tersebut dapat maksimal dan dapat meninggkatkan hasil panen. Selain itu bacteri Nitrobacter sp. juga dapat berperan dalam siklus nitrogen.
            Siklus nitrogen pertama dimulai  dari gas nitrogen di atmosfer yang membentuk senyawa Nitrat . nitrat yang semakin banyak tersebut dapat terbawa ke daratan dengan perantara angin  dan hujan . nitrat tersebut digunakan tumbuhan untuk menghasilkan protein.
            Setelah tumbuhan menyerap nitrat, tumbuhan tumbuh kemudian dimakan oleh  hewan dan manusia. Sehingga nitrogen yang telah diserap tanaman tadi pindah ke tubuh  konsumen tersebut. Kemudian dari mengkonsumsi tersebut akan menghasilkan zat sisa berupa feses dan urin. Serta juga ada beberapa makhluk hidup yang mati. Zat sisa dan makhluk yang mati tersebut akan diuraikan oleh pengurai menjadi amoniak dan amoniun.
            Amoniak hasil penguraian tadi akan diubah menjadi nitrat oleh bakteri nitrifikasi. Kemudian proses berulang dua kali membentuk nitrit. Nitrit tidak dapat diserap tamanan,  sehingga nitrit oleh Nitrobacter sp. diubah menjadi menjadi nitrat sehingga nitrat tersebut dapat diserap oleh tanama untuk petumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Dari pertumbuhan yang baik itu akan menghasilkan tanaman yang menghasilkan hasil panen yang baik.
Kesimpulan

            Kesimpulannya bahwa, bakteri Nitrobacter sp. sangat berguna dalam kehidupan kita. Bakteri ini dapat melakukan nitrifikasi nitrogen. Hasil dari nitrifikasi dari Nitrobacter sp. adalah nitrat yang dapat digunakan sebagai nutrisi tanaman. Nutrisi yang di dapat tanaman akan membuat tanaman menjadi tumbuh subur, sehingga dapat menghasilkan hasil tanaman yang baik.
            Selain hasil nitrifikasi digunakan tanaman tanaman sebagai nutrisi dalam bentuk nitrat. Nitrobacter sp.   juga berperan penting dalam proses siklus nitrogen alam. Sehingga nitrogen di alam dapat di perbarui.
 Daftar Pustaka
[1]Nabila, M Nabila.2011.Nitrobacter. http://deapensieve.blogspot.com/2011/10/sekilas-tentang-nitrobacter-unsur.html. (diakses pada juma’at,22-02-2013).
 [2]Maulana, Puri.2012. Siklus Nitrogen di Atmosfer dan di dalam Tanah.http://perpustakaancyber.blogspot.com/2012/12/siklus-nitrogen-di-atmosfer-dan-di-dalam-tanah.html. (diakses pada juma’at,22-02-2013).
[3]Megasari, Ria et. al.2009. Peranan Unsur Nitrogen Pada Tanaman.http://worldplant.multiply.com/journal/item/13/Peranan-Nitrogen-terhadap-Tanaman. (diakses pada sabtu,23-02-2013).
[4]Wikipedia.Nitrobacter.http://en.wikipedia.org/wiki/Nitrobacter. (diakses pada sabtu,23-02-2013).
[5]Orso, Stephanie Et Al.1994.Molecular Phylogenetic Analysis of Nitrobacter sp.Penerbit:International Union of Microbiological Societies.















Cara Memperoleh Uang Melalui Google Adsense


Google Adsense merupakan salah satu peluang usaha yang diberikan google untuk saling bekerja sama dalam memberikan atau publishing data. Dalam peluang usaha ini kita dapat kita akan bekerja secara maya yang kemudian uang akan dikirim ke kita melalui western union.

Baik Langsung saja kita bahas cara mendaftar atau mengikuti gooogle adsesnse. untuk mendaftar google adsense memang sedikit susah-susah gampang. karena tidak semua akun kita dapat diterima oleh google adsense. hal hal yang perlu dilakukan untuk kerja di Google Adsense:
1. Buat E-mail di Google atau kita sebut dengan GMAIL

2. Setelah Itu buat aku Blogger.com

3. Atau bisa juga dengan Acount yang kita buat di www.youtube.com

4. Setelah Kita mempunyai acount tersebut maka kita dapa mendaftarkannya di google Adsense

A. Cara Daftar Via Blogspot
1. Pertama setting blog anda dalam bahasa inggris yaitu dengan masuk ke dashboard --> setelan-->bahasa
2.Setelah itu refresh halaman pada adress bar (bisa tekan F5) maka earning/penghasilan akan muncul dengan sendirinya, Klik menu penghasilan
3. Langsung aja Klik daftar ke Google Adsense
4. Isi formulir pendaftaran dengan benar sesuai dengan KTP anda, Web/blog anda, dan semua kolom yang ada di halaman tersebut.
5. Dari pendaftaran tersebut kita telah mendaftar ke Google Adsense, kita tingga menunggu verifikasi dari Google apakah account kita diterima atau tidak.
6. agar mudah diterima Buatlah isi dalam Blog semenarik dan seoriginal mungkin
Link Google Adsense:

GOOGLE Adsense

B. Cara Daftar melalui Youtube
1. Seiring video YouTube Anda mengakumulasi semakin banyak penayangan, Anda mungkin ingin membuat akun AdSense yang akan dikaitkan dengan akun YouTube. Berhasil menautkan dua akun berarti Anda berhak menerima pembayaran.
Untuk mendaftar ke akun AdSense melalui YouTube, ikuti langkah-langkah di bawah:
  1. Pastikan akun YouTube Anda diaktifkan untuk monetisasi.
  2. Kirim permohonan Anda untuk membuat akun AdSense baru yang akan ditautkan dengan akun YouTube Anda. Setelah aplikasi Anda disetujui, Anda akan melihat label "Akun host" di tab Beranda pada akun AdSense Anda.
    Google akan mengirimi Anda pembayaran pada bulan setelah saldo AdSense Anda melampaui $100, dengan asumsi akun YouTube dan AdSense Anda berkinerja baik. Pelajari lebih lanjut tentang kapan Anda menerima pembayaran.

  3. Jika Anda juga memiliki situs web bukan host sendiri tempat Anda ingin menampilkan iklan, Anda perlu mengirimkan formulir permohonan satu kali untuk memberi tahu kami URL situs Anda.
  4. 1. Gunakan Email baru Baca: Cara Mendaftar Aku Gmail atau anda bisa gunakan email yang sudah pakai asal belum pernah di daftarkan ke Google Adsense (Syarat penting)
    2. Silahkan Masuk ke www.youtube.com
    3. Upload Video Anda yang Original, Baca: Cara Upload Video di Youtube bisa buat pakai handphone atau apa yang bisa buat Video.
    4. Setelah mengupload video silahkan masuk ke www.youtube.com/account_monetization lalu "Aktifkan Monetisasi" atau "Aktifkan Akun Saya"
    5.  Kembali ke pengelolahan video Checklist pada samping kiri video dan klik pada tindakan pada bagian atas dan pilih Monetisasi
    6. Setelah video sudah di monetisasi sekarang anda tinggal mengaitkan ke adsense caranya pilih Setelan Saluran > Monetisasi > terus cari pertanyaan - Bagaimana saya akan dibayar? > Lalu "mengaitkan akun AdSense"
    monetisasi

    7. klik berikutnya  lalu klik pada tombol "ya,lanjutkan masuk akun google"
    google adsense
    8. samakan seperti dibawahbagian bahasa saja,lalu klik lanjutkan
    Anda hanya perlu menyelesaikan langkah ini jika Anda ingin memonetisasi situs web Anda sendiri -- Anda tidak perlu mengambil tindakan lainnya untuk tetap memonetisasi video YouTube Anda.
    Setelah permohonan satu kali Anda disetujui, label "Akun host" akan dihapus dari tab Beranda pada akun AdSense dan Anda akan memiliki akses untuk membuat kode iklan AdSense yang dibutuhkan untuk memonetisasikan situs web bukan mitra host Anda.
  5. Semoga Info Ini dapat bermanfaat Bagi anda. selamat mencoba..........

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda